Sabtu, 29 November 2008

Batiruh*

“Jika ada waktu senggang, tidurlah”, demikian pesan salah satu guru saya saat di bangku kuliah dulu. Kenapa guru saya memberi saran demikian? Alasannya, karena seorang dokter harus siap bertugas 24 jam sehari, entah jam 6 pagi, jam 10 malam atau mungkin jam 2 dini hari saat mata seharusnya beristirahat. Maka dari itu, setiap ada kesempatan untuk beristirahat, maka seorang dokter harus menggunakannya sebaik mungkin.

Hari Jum’at, setelah sms-an dengan yayang, atau tepatnya jam 11 malam, ada orang yang mengetuk pintu rumah dinas tempat saya tinggal. Ternyata ada tamu dari blok D Kiri.

“Yang sakit siapa pak?”, tanya saya.

“Tetangga saya dok…”

“Sakitnya apa?”

“Katanya tadi habis jatuh…terus sempat kejang-kejang”

“Lha terus pasiennya masih sadar gak?”, tanya saya.

“Wah…gak tahu dok…saya tadi Cuma disuruh manggil dokter. Saya malah belum lihat orang yang sakit”

Tipikal orang Terusan Tengah nomor satu: tidak membawa cukup informasi mengenai pasien bila datang menghubungi dokter.

Dengan membawa peralatan dan obat seperlunya, saya lalu berangkat ke blok D Kiri dengan diantar orang tersebut. Jarak dari rumah dinas (letaknya di blok B Kiri), dengan blok D Kiri sekitar 5 km. Untungnya, malam itu tidak hujan, jadi jalan yang kami lalui tidak terlalu becek. Jalanan di Terusan tengah, yang menghubungkan blok yang satu dengan blok yang lain, beceknya bukan main sehabis hujan deras.

Sesampai di rumah pasien, saya lihat seorang laki-laki berusia 60 tahun-an tergolek di tempat tidur dengan kondisi setengah sadar. Saat pasien miring ke kanan, saya melihat ‘sesuatu’ keluar dari duburnya (baca:tahi!). Watttaaaa….

Saya minta salah satu keluarga pasien untuk membersihkan duburnya terlebih dahulu dan memindahkan pasien ke ruang tengah. Vital sign segera saya ukur: tensi 60/40, nadi cepat dan halus, sementara ujung tangan dan kakinya teraba dingin. “Waduh…ini sih syok namanya!”, batin saya.

“Mas, pasien ini gawat! Perlu segera diinfus. Saya harus segera ambil infus di Puskesmas. Bisa antarkan saya balik ke blok B Kiri lagi?”, tanya saya.

“Bisa ja dok…Mari…”, jawab orang yang tadi mengantar saya.

“Sementara saya ambil infus, salah satu orang mengangkat kaki seperti ini ya”, kata saya sambil mengangkat kedua kaki pasien.

Setelah mengambil beberapa botol infus RL, infus set, abocath dan tetek bengek lainnya, saya blalu mencoba memasangnya begitu sampai di rumah pasien (lagi). Dan ternyata saudara-saudara…susah sekali!!! Entah sudah berapa kali tusukan yang saya lakukan, tetap tidak berhasil juga. Setidaknya tiga buah abocath sudah saya coba: ukuran 18G sebuah dan sisanya berukuran 20G.

“Ya Allah…kenapa susah sekali?”, pikir saya.

“Coba yang sini dok”, kata salah seorang keluarga pasien sambil menunjuk sebuah pembuluh darah di tangan dekat lipatan siku.

“Itu terlalu kecil pak…kalau saya pasang infus di situ, pembuluhnya bisa pecah”, kata saya.

Tapi berhubung sudah tidak ada pilihan pembuluh darah yang lain, akhirnya pembuluh itu saya coba. Dan alhamdulillah…infus berhasil masuk! Langsung saja saya gerojog dengan Ringer Laktat (RL). Dan saat botol infus yang pertama habis, pasien tiba-tiba kejang.

“Wah, tanda-tanda sakaratul maut nih?!?”, batin saya.

“Salah satu tolong bisikkan ‘Allahu Akbar’ atau istighfar ke telinga pasien pak!”, kata saya.

“Allahu akbar… Allahu akbar… Allahu akbar… Allahu akbar…”, demikian kalimat takbir berkumandang di rumah pasien malam itu. Saya hanya bisa pasrah. “Tidak ada lagi yang bisa saya lakukan”, pikir saya.

Tapi kejang kemudian berhenti. Ajaibnya, tensi malah naik menjadi 100/60, walaupun beberapa menit kemudian turun lahi ke angka 80/60. Saya sedikit lega.

“Kakek ini sebaiknya dirujuk ke rumah sakit Kapuas pak, soalnya tensinya sudah agak stabil”, kata saya.

“Bbbbbbbb…bagaimana….kkkkkkalau…dddiiiirawat…ddddii Pppuskesmas saja ddddokk?”, kata keluarga pasien, yang ternyata menderita gagap.

“Kalau menurut saya, pasien ini sebaiknya langsung dirawat di rumah sakit. Di sana, fasilitas dan obat-obatan lebih lengkap”, kata saya.

“Ttttttapi…kkkkkkami…ttttidak punya…cccccukup…uang dok. Ggggabah…kami…ttttttidak laku…ddddijual….”, kata keluarga pasien.

Tipikal orang Terusan Tengah nomor dua: enggan dirujuk ke rumah sakit dengan alasan biaya.

Akhirnya, saya ‘terpaksa’ merawat kakek ini di Puskesmas. Pasien tiba di Puskesmas sekitar jam 4 pagi. Tensinya masih bertahan di angka 80/60. Tapi ujung kaki dan tangannya sudah agak hangat. Capillary Refill Time-nya juga sudah kurang dari 2 detik.

Saya pun pulang ke rumah dinas dengan maksud untuk tidur sejenak. Tapi perut yang keroncongan membuat saya terpaksa menunda keinginan itu dan bergegas membikin semangkuk mie rebus. Hingga ada sms dari yayang: “Maaf sayang, semalem aku ketiduran, belum sempat bales sms…”

Kawan, ternyata Indomie rasa Soto Banjar Limau Kuit itu kalau dimakan saat pagi hari, terlebih sambil membaca sms dari pacar, rasanya huenak sekali!

* Bahasa Dayak. Batiruh artinya tidur.

Jumat, 14 November 2008

Sub Dural Hematom: a progress report



Picture 2 is a head CT scan of 52 years old patient from Wonogiri – Indonesia. Taken at Panti Waluyo Hospital, Surakarta – Indonesia three days ago (November 11, 2008). And picture 1 is the old CT scan one. It was taken at same hospital 6 months ago (May 20, 2008). At that moment, the patient was still sopor with Glasgow Coma Scale (GCS) 8.

At picture 2, the scan is good enough to read. Both soft and hard tissue can be clearly differed. There is no midline shift. Ventricel space is wider than before (B2 compared with B1), indicates that cerebral oedem is absence.

Hipodense mass at fronto-temporal site (called as subdural hematom) is less than before (A2 compared with A1). “But still prominent”, Mr Prasodjo, a radiologist, said. In the other hand, sulci and gyri are more visible than the old one.

Until now, alhamdulillah, the patient has a significant improvement. His motorik strength has back from hemiparese and the psychological condition is much better than before.

But, the patient is still having at least two problems: (1) his right eye can’t see the object clearly yet (sometimes he see the object become double, called as diplopia); and (2) his right hand sometimes feels like paresthesia. But this symptom can be relieved with Voltaren 1% (diclofenac sodium) emulgel.

The patient has met Mr.Widjono, a neuro-surgeon, and takes some drugs.

Selasa, 11 November 2008

Tetanus

“Jangan pernah memencet jerawat pakai obeng!”
~ Andri (to mbak Judith)



Saat saya ko ass dulu, kegiatan rutin di pagi hari adalah follow up pasien. Kegiatan ini meliputi: pemeriksaan tekanan darah, jumlah denyut nadi per menit, frekuensi napas per menit dan pengukuran suhu badan. Pasien favorit tentu saja adalah pasien wanita muda yang cantik jelita. Tapi sayangnya, tidak semua pasien seperti itu.

Pasien tetanus adalah salah satu momok bagi para ko ass. Pasien ini biasanya ditempatkan di ruang isolasi bangsal infeksi. Ruangannya gelap karena memang seluruh jendela sengaja ditutup dengan tirai berwarna hitam. Saya tidak bisa membayangkan seperti apa kalau tidur di tempat itu seharian penuh: gelap, pengap dan sunyi. Apalagi, tidak jarang pasien tetanus membutuhkan waktu yang relatif lama untuk penyembuhannya (2-3 bulan).

Mengukur tekanan darah pun harus hati-hati. Pasien tetanus sangat peka terhadap rangsang apa pun: baik suara, cahaya maupun sentuhan. Bila sampai terangsang dan kejangnya kumat, Anda akan menyaksikan sebuah pemandangan yang tidak sedap. Badan, tungkai dan lengan kaku dengan tangan mengepal. Otot muka menegang dengan alis tertarik ke atas, sudut mulut tertarik ke luar dan ke bawah sedangkan bibir tertekan kuat pada gigi.

Saat masuk bagian Penyakit Dalam dulu, saya hanya menjumpai kasus tetanus sebanyak satu kali. Pasien ini memiliki luka di kakinya akibat tercangkul. Karena tidak pernah dibersihkan, akhirnya luka itu terinfeksi. Sialnya, kuman yang menginfeksi adalah kuman jenis Clostridium tetani!

Pasien ini sungguh merepotkan, tidak saja bagi ko ass yang follow up tapi juga ko ass jaga. Kejang yang terjadi sungguh hebat, dan hanya bisa diatasi dengan beberapa ampul diazepam injeksi. Karena penggunaan diazepam memiliki efek samping berupa depresi nafas, maka follow up frekuensi napas pun harus lebih sering dilakukan (baca: alamat tidak tidur semalaman). Tidak lucu kan kalau kejangnya berhenti tapi nafasnya juga ikut-ikutan berhenti.

Penyakit tetanus adalah penyakit infeksi yang diakibatkan toksin (racun) kuman Clostridium tetani. Jadi yang berbahaya adalah toksin yang dihasilkan, dan bukan kumannya itu sendiri. Kuman ini hidupnya anaerob: artinya hidup di lingkungan yang miskin oksigen. Bakteri Clostridium tetani ini banyak ditemukan di tanah, kotoran manusia dan hewan peliharaan serta di daerah pertanian.

Berbagai keadaan yang dapat menyebabkan timbulnya suasana anaerob antara lain: (1) luka dalam, misalnya luka tusuk karena paku, pecahan kaca, pisau dan benda tajam lainnya; (2) luka karena tabrakan, kecelakaan kerja ataupun karena perang; (3) luka-luka ringan seperti luka gores atau gigitan serangga.

Masuknya kuman hingga timbul gejala tetanus membutuhkan waktu antara 2-21 hari. Timbulnya gejala klinis biasanya mendadak, didahului oleh ketegangan otot terutama pada rahang dan leher. Kemudian timbul juga kesukaran membuka mulut.

Pasien harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan yang lebih memadai. Penatalaksanaan meliputi perawatan luka serta pemberian anti toksin, anti kejang dan antibiotik.

Perawatan luka dilakukan dengan membuat luka baru dengan tujuan ada udara masuk, sehingga kuman mati karena mendapat oksigen. Setelah itu luka dibersihkan dengan antiseptik atau H2O2 3%.

Antitoksin. Yang biasa digunakan adalah ATS, yang diberikan dengan dosis 5000 U intramuskular dan 5000 U intravena.

Antikejang. Pilihan utama ada pada diazepam dengan dosis 0,5-1,0 mg/kg berat badan/4 jam intramuskular.

Antibiotik. Diberikan penisilin prokain 1,2 juta unit/hari atau tetrasiklin 1 g/hari, untuk memusnahkan kuman Clostridium tetani. Ada yang menyebutkan bahwa metronidazol bisa juga digunakan [link].

Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Untuk itu, hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya tetanus antara lain: (1) merawat luka dengan baik untuk menghindari terjadinya infeksi; (2) memberikan ATS (anti tetanus serum) dalam beberapa jam setelah luka akan memberikan kekebalan pasif. Umumnya diberikan dalam dosis 1500 U intramuskular setelah dilakukan tes kulit; (3) untuk luka sedang/berat dan kotor dengan riwayat imunisasi tidak jelas diberikan ATS 3000-5000 U, IV, tetanus imunoglobulin 250-500 U dan toksoid tetanus pada sisi lain [link].

Imunisasi

Cara pencegahan tetanus yang paling jitu adalah dengan imunisasi. Imunisasi merupakan kekebalan aktif yang akan menjadi benteng terhadap kuman-kuman tetanus. Lebih utama bila sejak bayi diimunisasi dengan suntikan DPT (difteri pertusis tetanus), yang kemudian dilanjutkan dengan booster (pengulangan).

Vaksin diberikan sebagai satu seri yang terdiri dari lima kali suntik, yaitu pada usia dua bulan, empat bulan, enam bulan, 15-18 bulan dan terakhir saat sebelum masuk sekolah (empat sampai enam tahun). Dianjurkan untuk mendapatkan vaksin Td (penguat terhadap difteri dan tetanus) pada usia 11-12 tahun atau paling lambat lima tahun setelah imunisasi DPT terakhir. Setelah itu, direkomendasikan untuk mendapatkan Td setiap sepuluh tahun.

Tapi, pemberian vaksin harus ditunda, jika: (1) anak sakit lebih dari sekadar panas badan ringan, dan atau (2) anak memiliki kelainan syaraf atau tidak tidak tumbuh secara normal.

Di Indonesia, imunisasi Tetanus Toxoid (TT) juga rutin diberikan untuk perempuan usia subur sebagai bentuk dari upaya meminimalkan angka kematian bayi yang disebabkan oleh tetanus. Bahkan, di antara berkas KUA yang harus dilengkapi oleh pasangan yang hendak menikah, terdapat surat keterangan selesai TT yang dikeluarkan oleh Puskesmas tempat domisili calon pengantin wanita.

Imunisasi TT untuk ibu hamil diberikan 2 kali, dengan dosis 0,5 cc di injeksikan intramuskuler/subkutan dalam. Imunisasi TT sebaiknya diberikan sebelum kehamilan 8 bulan untuk mendapatkan imunisasi TT lengkap. TT1 dapat diberikan sejak di ketahui postif hamil dimana biasanya di berikan pada kunjungan pertama ibu hamil ke sarana kesehatan. Sedangkan jarak pemberian (interval) imunisasi TT1 dengan TT2 adalah minimal 4 minggu [link].

Semoga bermanfaat.

Keterangan Gambar:
Muscle spasms in a patient suffering from tetanus. Painting by Sir Charles Bell, 1809. Diambil dari [link]

Apa Ya...???

Akhirnya sempet posting juga di "rumah" kami berdua (Petruk&Pindank)...hmmfff....bingung apa yang harus saya tulis diblog ini untuk pertama kali...

Hari Selasa, jam 13.32 waktu menunjukkan dikomputer kampus saya. Terasa dingin didalam karena memang selain efek hembusan AC juga karena hujan diluar gedung kampus saya. hmm...sebenarnya ini waktu yang tepat untuk tidur-tiduran dirumah. tapi nggak deh, waktu dingin ini saya sempatkan untuk posting aja deh hwawha...soalnya kacian mas Petruk yang udah renovasi "rumah" ini kalo saya nggak ikutan ngePost...Pizz Mas...

Berawal dari cari bahan untuk tugas-tugas MPK, PIDO, Ergonomi yang aduhai bikin kepala mumet, tiba-tiba saya menemukan beberapa artikel dari mbah google...begini artikelnya....boleh dipercaya atau tidak, karena saya sendiri juga bukan penggila dan pemFanatik bidang Astrologi Cinta (wedew bahasanya)....

Capricorn (22 Desember - 20 Januari)
Capricorn adalah zodiak perlambang pekerja keras, mereka ambisius dan sangat tekun dalam berusaha demi mendapatkan apa yang mereka inginkan. Sepertinya mereka bisa menikmati pekerjaan mereka selama pekerjaan tersebut menyenangkan, terlebih lagi jika penghasilannya memuaskan.

Ibarat seekor Sea Goat (Kambing) yang menjadi simbol dari mereka yang bernaung dalam zodiak ini, Capricorn akan terus berjuang mencapai puncak keberhasilan. Mereka akan jatuh cinta pada seorang pasangan yang penuh perhatian, bisa dipercaya, dan yang bisa diandalkan selamanya.

Seorang Capricorn juga ahli dalam mengatur dan menghadirkan suasana yang mesra bagi pasangan istimewanya. Lingkungan sosial juga penting bagi Capricorn, mereka akan lebih tertarik pada sosok yang memiliki daya tarik dan pesona dengan standar yang tinggi. Siapa pun yang mendapatkan hatinya akan berpengaruh besar bagi kehidupannya. Karena kekuasaan adalah zat perangsang yang sangat kuat untuk menaklukkan seorang Capricorn, dan sebaliknya, kekasih mereka pun akan mendapatkan kesetiaan dan kebahagiaan dari pasangannya.

Aquarius (21 Januari - 19 Februari)

Aquarius memiliki kematangan dan kemampuan berpikir lebih maju dari orang lain. Sang Water Bearer (Penuang Air) ini adalah seorang penghayal, penyayang dan pemberi, yang melihat keindahan persahabatan dan keterikatan dapat dicapai dari berbagai sudut yang ideal. Pembawaan mereka yang mandiri adalah sumber ide. Mereka selalu mempesona rekan-rekannya dengan pikiran yang bersih dan semangat kemanusiaan.

Kegigihan adalah sisi terbaik mereka dalam menghadapi kendala apapun yang mereka hadapi dan mereka mudah terpikat oleh cinta dimana mereka dapat berbagi suka dan duka demi masa depan yang lebih baik.

Seorang pasangan yang memiliki intuisi dan mau percaya bahwa sebuah harapan bisa menjadi kenyataan, akan dapat langsung meluluhkan hati Aquarius. Water Bearer (Penuang Air) adalah seorang penggoda yang hidup dengan banyak hal, tapi juga menghargai kesenangan yang diciptakan bersama orang yang mereka cintai.

Pisces (20 Februari - 20 Maret)

Pisces bernaung dibawah kondisi alam bawah sadar. Khayalan dan imajinasi adalah dunia Pisces yang sebenarnya. Merenung dan bermimpi adalah kegiatan yang sangat menarik bagi warga Pisces. Mereka seringkali berpindah, dari dunia sadar ke dunia bawah sadar. Kadang tanpa mereka sadari.

Harapan dan angan-angan sangat mereka butuhkan untuk mengembangkan sisi romantis dalam diri Pisces. Kadang mereka bersikap tertutup dan menyimpan erat-erat rahasia diri mereke dalam hati, bahkan dari partner mereka sekalipun.

Saat kembali ke alam sadar, seorang Pisces tidak lagi egois dan siap untuk memenuhi keinginan pasangannya. Pemuja hal-hal indah ini selalu berusaha untuk memanjakan si dia. Pada akhirnya, ia menikmati sekali kemesraan yang tercipta diantara mereka berdua,

Pisces cenderung emosional. Namun sisi ini akan menjadi sumber kekuatan yang besar, bahkan terkesan erotis. Jika sang partner tahu cara memperlakukan mereka dengan baik, untuk melepaskan beban emosional tersebut. Sensitif dan intuitif adalah ciri mereka.

Aries (21 Maret - 20 April)

Simbol dari zodiak ini adalah Ram (domba jantan) yang didasari oleh elemen api. Hanya satu kata yang paling tepat untuk menggambarkan Aries, yaitu panas (heat). Mereka yang lahir dibawah naungan ini memiliki gairah dan energy yang luar biasa, mereka terkesan tak tergoyahkan.

Tidak pernah merasa bosan! Seorang Aries senang berinisiatif dalam menjalin hubungan, dan mudah didekati. Perayu ulung bisa jadi sebutan yang pas buatnya. Partner yang punya semangat dan daya tahan tinggi adalah dambaan Aries. Cintanya hanya akan diberikan pada mereka yang sanggup menemaninya menjalani kehidupan, karena mereka mendambakan pasangan yang bisa berbagi, dalam suka dan duka.

Karena sangat mengenal dirinya, Aries acapkali terkesan egois karena suka mengatur dan menjalani sesuatu sesuai keinginannya. Hal ini dapat memicu konflik dengan pasangannya. Namun Aries selalu berusaha menyelesaikan kendala-kendala yang ada dengan pasangannya dan mencari solusi yang terbaik untuk mereka berdua.

Perselisihan ini tidak selamanya berakibat buruk. Bahkan mungkin menjadi permulaan menuju romantisme yang membara. Perjuangan mereka, ketangguhan, hanyalah permainan awal yang akan membawa kepuasan tersendiri bagi mereka.

Aries biasanya adalah sosok yang menarik, berjiwa petualang, penggoda, penuh gairah dan menyenangkan.

Taurus (21 April - 20 Mei)

Bersimbol Bull (Banteng), didasari oleh elemen Tanah, membumi, setia dan tidak membosankan. Namun yang pasti the Bull (Banteng) suka menuntun! Taurus umumnya menginginkan keharmonisan dan hubungan asmara yang indah, gemar memberi apapun yang bisa mereka berikan. Apakah itu lagu-lagu yang indah atau selimut sutera, Taurus mencintai segala sesuatu yang berbau kemewahan serta siapapun yang bisa membawa aspek tersebut dalam kehidupan mereka.

Tanpa maksud bergaya, karena mereka orang-orang yang sentimentil, romantis dan menarik bagi orang-orang tertentu yang percaya bahwa mereka akan mendapatkan apa yang mereka inginkan. Selalu membuat Bull (Banteng) merasa nyaman, akan memberi jaminan bagi mereka untuk mempertahankan keutuhan hubungan.

Gemini (21 Mei - 21 Juni)

Menggambarkan Si Kembar yang sangat berpotensi menjadi seorang pemboros, karena Planet Merkurius yang menguasainya. Tidak bisa diam, selalu mencari-cari, dan gemar belajar. Gemini adalah tipe dinamis, didasari oleh elemen Udara. Si kembar memiliki intelektualitas yang tinggi dan tidak mudah menyerah dalam bermain pikiran dengan pasangannya, beranggapan itu hanya permainan anak kecil belaka.

Mereka juga terkenal akan kefasihan dalam berbicara tentang berbagai hal, jadi bersiaplah untuk mendengarkan semua hal, mulai dari yang paling menyenangkan sampai yang paling menyedihkan. Penemu, banyak akal dan menyenangkan. Si kembar akan berganti pasangan dari satu pasangan ke yang lain hingga mereka menemukan seseorang yang hampir sepintar mereka dan mampu mengimbanginya.

Penghargaan bagi mereka yang bisa menjerat sang Gemini adalah kebebasan cinta yang juga bisa berubah menakutkan. Kebanyakan Gemini juga cakap dalam menggunakan kedua belah tangannya dengan sama baiknya.

Cancer (22 Juni - 22 Juli)

Rumah ibarat jantung bagi seorang Cancer, pengayom dan pelindung bagi keluarga, membuat suasana rumah terasa tentram dan sangat menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi keluarga. Dengan simbol Kepiting dan dikuasai oleh Bulan, Cancer memiliki emosi yang sering berubah-ubah mengikuti suasana hati.

Temukan dia dalam mood yang baik, maka akan terlihat sosok penyayang dan jiwa pengabdi yang bisa dengan mudahnya membawa suasana yang hangat. Berkeinginan kuat, biasanya juga keras hati, tapi jangan khawatir, karena sifat yang satu itu masih bisa ditaklukan.

Elemen dasar dari zodiak ini adalah Air. Suasana hati Cancer mengalir bak air di sungai. Di lain pihak, Kepiting menghargai keberanian seorang pasangan yang mau menggoda dan mendekapnya untuk merubah suasana hati, perasaan dan emosinya.

Leo (23 Juli - 23 Agustus)

Kreatif dan romantis menguasai zodiak yang dijuluki House of Pleasure (Kesenangan) ini, bermain-main dengan makhluk satu ini, akan sangat menyenangkan. Singa senang bermain-main dan sangat pandai bersosialisasi. Seorang Leo mampu membahas fantasinya di hadapan orang banyak, bahkan mereka yang bernaung dibawah zodiak ini percaya bahwa mereka adalah seorang bintang.

Laksana sepasang raja dan ratu dalam dunia Zodiak, Leo adalah seorang pemimpin. Mereka berkuasa, dan rasa berkuasa tersebut yang membuat mereka berhasil menaklukkan yang orang lain. Kehidupan percintaannya pun berjalan baik, dan bagi siapa saja yang berhasil menjerat mahluk satu ini akan di anugerahi cinta yang luar biasa. Ibarat cahaya matahari, yang menyinari seluruh muka bumi, para Leo senang dengan dunia yang mengitarinya.

Virgo (24 Agustus - 23 September)

Sebagai Sign of Service (Layanan), salah satu kegemaran Virgo adalah membantu teman dan orang-orang yang mereka cintai. Tekun, efisien dan sangat teratur, Virgo jarang memperoleh masalah yang tidak bisa diselesaikan, dan genggaman tangan mereka berarti perlakuan yang ramah.

Planet Merkurius yang menguasai Virgo melambangkan komunikasi, yang membuat Virgo terdorong untuk mengerjakan segala sesuatu dengan jelas, memecahkan masalah dan membawa suasana percintaan yang arah yang lebih baik.

Virgo bisa juga menjadi sosok yang pemalu, konservatif dan agak tertutup, hanya orang-orang yang sanggup menjamin bahwa mereka dapat keluar dari suasana tersebut yang mampu membuatnya bahagia. Kepedulian mereka terhadap kesehatan, membuat mereka sangat cocok untuk menjadi seorang dokter atau perawat.

Libra (24 September - 23 Oktober)

Libra, dengan simbol Neraca, berpandangan keseimbangan dan keharmonisan diatas segalanya. Akan lebih baik jika hal tersebut dapat dicapai bersama pasangan mereka. House of Partnerships (Berpasangan-Bermitra) adalah julukan bagi mereka dan mereka juga gemar akan hal-hal yang baru.

Neraca pandai bersosialisasi dan menghadirkan suasana yang menyenangkan, pandai berkomunikasi merupakan anugerah yang mereka miliki dan juga selalu menarik perhatian. Para Libra selalu ingin disukai, bahkan dicintai oleh orang-orang yang tidak meyukai mereka, dan akan sangat sulit menolak ketika mereka hadir dengan pesona dan daya magnetnya.

Bukan suatu hal yang biasa jika seorang Libra memaksakan diri untuk tampil lemah gemulai dan tidak bersemangat. Di balik wajah cantik/tampan terpancar kesan pandai, jiwa yang bergelora yang tahu persis apa yang mereka inginkan, dan hasrat untuk melakukan segala sesuatu dengan adil dan jelas. Jika mereka menemukan pasangan yang mereka cari selama ini, mereka akan perlakukan seperti pasangan sejati yang datang dari surga.

Scorpio (24 Oktober - 22 November)

Dijuluki House of Sex bisa menjadi hal yang menyenangkan sekaligus kutukan bagi mereka, walau semuanya bergantung dari bagaimana sang Scorpio menanggapi sisi erotis tersebut. Mereka yang terlahir sebagai mahluk yang misterius dan cenderung memiliki kemampuan mistik sangat gesit menangkap energi, kekauasaan dan kekuatan dalam mengeksplorasi emosi dan hasrat pasangan mereka.

Seorang Scorpio memiliki intusisi dan keingin tahuan yang besar akan segala sesuatu. Jadi, tidak ada yang perlu disembunyikan dari si-Sexy ini (walaupun tetap ada beberapa hal yang mereka sembunyikan untuk diri mereka sendiri). Seorang Scorpio juga percaya diri dan panjang akal, mereka mereka terbiasa memilih apa yang terbaik bagi mereka dan bagaimana mendapatkannya.

Siapa pun yang ingin mendapatkannya, akan terikat kekuatan kosmik dari hasrat seksualnya. Kabar baiknya? Telah menunggu seorang kekasih yang setia dan penyayang. Di sisi lain, jangan pernah menghianatinya, karena mereka akan meninggalkan sengatan yang menyakitkan.

Sagitarius (23 November - 21 Desember)

Perlambang dari Pemanah ini dijuluki House of Philosophy (filsafat-filosofi), sesuatu yang berhubungan dengan keingin tahuan, mencari jati diri. Para Sagitarius adalah pencari kebenaran, sangat fokus dalam mempelajari cinta mereka dan menjelajahinya lebih dalam.

Sang Pemanah ingin mengungkap segala sesuatu secara mendalam, yang membuat percakapan berjalan tiada habisnya, dari agama sampai politik, dan mencari posisi terbaik yang membuatnya merasa paling nyaman.

Mereka cakap dalam berbagai hal dan selalu mempesona, mereka juga senang menghabiskan waktu untuk merenungi kehidupan yang telah mereka jalani, hal ini membuat mereka menjadi manusia yang mudah tersentuh oleh penderitaan manusia dan peduli keselamatan hewan dan hutan yang terancam punah. Seorang Pemanah menyukai tantangan, karena itu bisa membuat mereka lebih bergairah.


Nah itu tadi sedikit artikel (pusing ya bacanya)...Benar atau tidaknya akan saya serahkan pada si pemiliki masing-masing Astrologi...

Semoga menambah pengetahuan anda...

--maap mas...postingnya belum berbobot soalnya otakku lagi kepake buat nggarap tugas-tugas+proposal skripsi yang seambreg akehe--

Minggu, 09 November 2008

Surga Dunia

“Pasien adalah guru.”
~ Dokter



Ikkyu San, sebuah serial kartun TV yang juga kartun favorit saya waktu kecil dulu – selain Doraemon tentunya, dalam salah satu episodenya pernah membahas tentang makna surga. Saat itu Ikkyu San yang dikenal cerdas bukan buatan ditantang oleh seseorang untuk menjelaskan makna surga kepadanya. Orang itu kemudian memprovokasi Ikkyu San, bahwa jika ternyata tidak berhasil menjelaskannya dengan baik, maka orang tersebut menilai bahwa apa yang dikatakan orang-orang sebagai ‘Ikkyu San adalah orang yang sangat pandai’ adalah bohong belaka.

Dasarnya memang orang pandai, Ikkyu San punya cara yang unik untuk menjelaskan persoalan itu. Ikkyu San tiba-tiba mencekik leher orang tersebut sampai mukanya biru, setelah itu dia melepaskannya. Terang saja orang tersebut marah-marah sambil terengah-engah dan menilai bahwa Ikkyu San adalah orang yang tidak waras dengan hampir membuatnya tewas. Dengan tenang Ikkyu San menjelaskan bahwa apa yang dialami orang tersebut setelah dicekik adalah sebuah makna surga. Kira-kira, setelah dicekik hingga hampir kehabisan nafas, lalu tiba-tiba cekikan itu dilepaskan apa yang Anda rasakan? Lega bukan? Makna yang tersirat adalah, surga hanya bisa dicapai dengan melewati penderitaan.

***

Beberapa minggu yang lalu, saya mendapatkan penyegaran tentang makna surga ini dari kedua pasien saya.

Pasien pertama adalah seorang pria berumur 50 tahun dari blok B Kiri. Datang dengan keluhan telinga kiri terasa berkurang pendengarannya. Hal ini sudah berlangsung selama satu minggu. Awal mulanya adalah kemasukan air, lalu pasien mencoba mengatasi dengan membersihkan kupingnya memakai cotton bud. Karena tidak tahan lagi, maka dia pun datang kepada saya.

Setelah dicek, ternyata ada sumbatan di telinga kirinya, berupa serumen prop (artinya kotoran telinga yang telah mengeras, bahasa Jawa-nya ‘kopoken’). Dengan usaha yang gigih akhirnya kotoran itu bisa saya keluarkan.

”Bukan main besarnya…pantas saja pendengaran Bapak jadi berkurang…”, kata saya.

Pasien pun terlihat sumringah dan pulang dengan mengucapkan terima kasih sebanyak tiga kali kepada saya. Suatu hal yang jarang saya jumpai.

Saya yakin, Bapak tadi merasakan kelegaan yang luar biasa. Saya katakan demikian karena saya juga pernah mengalami hal yang sama. Dan waktu itu, saya patut mengucapkan terima kasih sebanyak tiga kali pula kepada saudara Anjang yang telah mengeluarkan serumen prop dari telinga kanan saya saat ko ass di poli THT dulu. Terima kasih…Terima kasih…Terima kasih….

Pasien kedua adalah seorang pria berumur 55 tahun dari blok B Kanan. Datang pukul 4 pagi bersama anaknya dengan tergopoh-gopoh. Keluhannya: tidak bisa kencing. Pasien terlihat tersengal-sengal dan keluar banyak keringat. Dari sini saja terlihat bahwa Bapak tersebut mengalami siksaan yang sungguh berat.

Untunglah, saya masih punya persediaan kateter dan saat itu juga saya pasang. Maka keluar lah urin sebanyak kurang lebih 700 cc melalui kateter ukuran 18F itu. Pasien pun terlihat lega sekali. Pasien pun pulang dengan sumringah dan mengucapkan terima kasih, tapi cuma satu kali.

“Surga hanya bisa dicapai dengan melewati penderitaan” sebenarnya juga bisa kita temui pada saat berbuka puasa. Bayangkan saja, setelah kita melewati hari yang panas dengan perut lapar dan dahaga yang luar biasa, kemudian saat adzan maghrib kita berbuka dengan es kolak pisang…kira-kira bagaimana rasanya?

Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam.

Jumat, 07 November 2008

Kuyakin Cinta

Disuatu malam jam 19.43 wib, di J.CO Tunjungan Plaza Surabaya, terjadi percakapan antara dua manusia.

Andri:"Dik..."
Fina : Ya mas...
Andri:"Aku mau ngomong sesuatu"
Fina : apa seh?
Andri:"mmmm...."
Fina : opo toh yo...
Andri:"Kamu maw gak jadi pacarku?"
Fina : hmmm...mbuh...
Andri:"kok mbuh to?"
Fina : huhu...mbuh
Andri:"Kamu ragu-ragu ya?"
Fina : ndak tau... :p
Andri:"Ntar baterai laptopmu buruan habis loh...Eh, donatnya lumayan enak loh... :D"
Fina : ya ndak papa...
Andri:(memandangi fina dengan sayu)
Fina : (memandangi donat...kok apik bentuknya :D)
Andri:"km grogi ya dik?"
Fina : grogi campur takut...huaaa...
Andri:"takut napa?aku kan gak nggigit..."
Fina : takut ngasih jawaban yang salah maksudnya....bukan ma orangnya....
Andri:(perasaan jadi nggak enak)
Fina : nggak enak gimana? harusnya aku yang nggak enak....takut salah
Andri:"dengarkan kata hatimu...(hihihi...sok puitis :p)
Fina : (diam)
Andri:"berarti ditolak nih? Gak pa pa kok...nyantai aja lagi... :p"
Fina : lha aku ndak bilang gitu toh...sapa bilang diam = menolak ?
Andri:"dah gini aja...kalo kamu nerima, makan donat yang putih....kalo kamu nolak, makan donat yang coklat...gampang kan :D"
Fina : weeehh...ndak bisa gitu yow....lha yang donat putih itu pilihanku waktu pesen tadi og....jadi pastinya aku makan yang putih....hwehwe...
Andri:"yes!"
Fina : yess kenapa mas???
Andri:"Itu artinya kamu sebenarnya suka tapi gak berani mengungkapkan (sambil deket-deket fina biar kesetrum) :p"
Fina : weh....kok yakin banget seh mas???..(mikir mode on)
Andri:"kalo gak diterima aku gak mau ketemu kamu lagi (muka cemberut setengah mengancam) (\/)"
Fina : lha aku neh masih takut juga setengah nggak yakin....takut kamu cuma main-main...lha kan kita kenal masih seumur jagung kok tiba-tiba kamu "ngetik" gitu ke aku....(shock...merem melek)....toh mas juga belum kenal aku banget kan, begitu sebaliknya....
Andri:"lah...justru itu...kuharap dengan ini kamu tahu maksud hatiku mendekatimu.Kalo kamu gak bisa jawab sekarang gak pa pa kok...tapi setidaknya berilah aku pertanda, supaya aku gak salah jalan nantinya :p"
Fina : emang apa toh maksud hatimu mendekatiku...? (muka oon...pura2 nggak tau)
Andri:"mencari teman untuk menemani sisa hidupku...hwehe...tapi kalo kamu masih butuh waktu gak usah dipaksain...ntar km malah kecewa loh @.@"
Fina : (akhirnya aku melahap donat tiramisu-ku....)jangan sisa hidup kayak tinggal bentar aja...hush...mas, kalau misal aku bilang iya kita pacaran gimana?kan kamu jauh,emang kamu bisa?...(sambil liat mas andri yang mukanya mulai kusut sut kayak kertas diuntel-untel huhu)....
Andri:"lho...justru aku yang harusnya bilang gitu...as you say a moment ago, wanita itu sangat butuh perhatian...dan sepertinya aku mungkin gak bisa ngasih perhatian yang kamu butuhkan. makanya aku ngasih kamu waktu buat berpikir. ok? kita posting skr aja ya..."
Fina : lha...bener dah mau diposting sekarang???....lha aku belum kasih jawaban pasti lho...gimana?
Andri:"kalo nunggu jawaban darimu bisa-bisa subuh baru posting dik :D"
Fina : hmmm...(menghela nafas panjang)...ya aku mau, kita jalani aja dulu...tapi kamu tau kan kalo aku bukan cewek yang 100% nggak posesif seperti yang kamu mau...hwahwahaha....(masih tetep liat muka bengongnya mas andri)

***

Andri said:
Yah, begitulah. Pada akhirnya percakapan itu berakhir pada jam 20.40 wib. Dan saya cukup beruntung tidak menunggu terlalu lama untuk menunggu jawaban dari 'dia'. Mendapatkan hati seorang wanita tidak semudah membalikkan telapak tangan. Kuman mycobacterium tuberculosis bisa ditaklukkan dalam 6 bulan, tapi hati wanita?Bisa sebulan, setahun, seabad...who knows?

Dan saya baru saja mengawali kisah cinta saya bersama 'dia'. Doakan saja semoga saja langgeng.Selamat menikmati blog baru saya, dengan rasa yang berbeda tentunya.

Fina said:
nggak jadi nambahin wis...^berharap semua berjalan lancar aja^...hihihih...

Sabtu, 01 November 2008

Peta Dunia Wayang


Gambar diambil dari [link]

Advertisement